PERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PERMAINAN ULAR TANGGA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA

Model pembelajaran kontekstual didasarkan pada hasil penelitian John Dewey (1916) yang menyimpulkan bahwa siswa akan belajar dengan baik jika apa yang dipelajari terkait dengan apa yang telah diketahui dan dengan kegiatan atau peristiwa yang terjadi disekelilingnya. Menurut Sugiyanto, model pembelajaran kontekstual adalah sebuah sistem pengajaran yang cocok dengan otak yang menghasilkan makna dengan menghubungkan muatan akademis dengan konteks dari kehidupan sehari-hari siswa. Model pembelajaran kontekstual merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat.

              Pada pembelajaran yang dilakukan di SMA Negeri 1 Bawang Kabupaten Banjarnegara, guru matematika menerapkan model pembelajaran kontekstual Problem Based Learning dengan disertai permainan ular tangga dan evaluasi yang menggunakan aplikasi Quizziz. Pada kelas X materi nilai mutlak, guru menerapakan problem based learning dengan tahap awal “Mengorientasikan Siswa pada Masalah”, pada tahap ini guru memberikan sebuah permasalahan kontekstual yang berada disekitar kehidupan siswa sesuai dengan materi yang akan dipelajari yaitu nilai mutlak. Permasalahan kontekstual yang diberikan akan membuat siswa mudah memahami tujuan dari pembelajaran yang akan dilakukan. Pada tahap selanjutnya yaitu “Mengorganisasikan Siswa untuk Belajar”, guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok diskusi. Pengelompokan melatih siswa untuk saling membantu, saling mengemukakan dan menerima pendapat serta mengambil kesimpulan bersama. Tahap yang ketiga yaitu “Membantu Penyelidikan Mandiri dan Kelompok”, guru membantu siswa yang sedang beridiskusi dalam kelompok. Guru sebagai fasilitator jika dalam kelompok terjadi kebuntuan dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Tahap yang keempat yaitu “Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya”, pada tahap ini setiap kelompok yang telah menyimpulkan solusi masing-masing dari permasalahan yang diberikan menyajikan atau mempresentasikan hasil diskusinya didepan kelas. Proses presentasi melatih siswa untuk berani mengemukakan pendapat kelompoknya dan melatih siswa untuk mempunyai public speaking yang baik. Pada tahap terakhir yaitu “Analisis dan Evaluasi proses Pemecahan Masalah”, pada tahap ini kelompok yang belum menjadi penyaji diperbolehkan menanyakan beberapa hal kepada kelompok penyaji. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi proses pemecahan masalah yang disajikan. Pada akhir tahap ini juga, guru memberikan solusi yang tepat dari permasalahan yang diberikan serta mengaitkan dengan materi nilai mutlak.

              Setelah menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning, guru mengajak siswa untuk bermain permainan ular tangga. Permainan ini tentu saja sudah sangat familiar bagi siswa, akan tetapi permainan ular tangga yang dilakukan dimodifikasi oleh guru dengan beberapa peraturan. Permainan ular tangga digunakan guru untuk latihan soal sambil bermain. Permainan yang dijalankan membuat siswa untuk saling bersaing antar kelompok. Hal ini menarik bagi siswa terlihat dari antusias mereka yang tidak mau kalah satu dengan lainnya.             Pada pertemuan selanjutnya, guru mengadakan evaluasi yang berupa kuis melalui Quizziz. Siswa mengikuti kuis dengan menggunakan handphone atau laptop. Guru memilih melakukan kuis dengan Quizziz bertujuan untuk memberikan suasana dan pengalaman baru kepada siswa. Selain itu guru juga ingin menyadarkan siswa dalam penggunaan handphone yang positif. Pengenalan Quizziz kepada siswa berguna untuk sarana belajar siswa, tidak hanya belajar matematika tetapi juga bisa belajar hal lain melalui kuis-kuis yang ada pada Quizziz. Pada penerapannya, meski sedikit terkendala dengan jaringan akan tetapi semua berjalan dengan lancar. Antusias siswa dengan hal baru seperti ini sangat baik, mereka bahkan meminta diadakan kuis-kuis selanjutnya dengan menggunakan Quizziz.

Pemenang Quizziz

Permainan ular tangga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *