
BANJARNEGARA – Seluruh guru SMA Negeri 1 Bawang Kabupaten Banjarnegara mengikuti Pelatihan Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) selama dua hari yaitu pada 3 dan 4 September 2025 yang bertempat di meeting room SMA Negeri 1 Bawang. Kegiatan yang bertajuk Pelatihan Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) “Menciptakan Guru Inovatif dengan Koding dan Kecerdasan Artifisial: Integrasi Teknologi Abad 21 ke dalam Pembelajaran SMA” ini bertujuan untuk menciptakan guru SMA Negeri 1 Bawang yang inovatif dan kreatif dengan mengintegrasikan teknologi Abad 21 ke dalam pembelajaran di setiap mata pelajaran.
Pelatihan ini menghadirkan Ibu Puspita Setyaningrum, S.Pd., M.Pd., seorang pengawas berprestasi dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI, sebagai narasumber. Seluruh peserta mengikuti sesi dengan antusias, yang berlangsung selama dua hari. Berbagai kegiatan seperti diskusi kelompok, presentasi, dan pembuatan media menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
Pada hari pertama, para guru diajak untuk mendalami materi urgensi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dalam dunia pendidikan, dasar-dasar koding untuk guru, dan konsep Kecerdasan Artifisial (KA) dalam Pendidikan. Guru diajak berpikir kritis dan kreatif serta pentingnya memahami perkembangan teknologi dan cara menyesuaikannya dalam kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, di hari kedua, materi berfokus pada implementasi Koding dan KA dalam pembelajaran, workshop kolaboratif, serta presentasi dan refleksi. Guru dibekali penerapan Koding dan Kecerdasan Artifisial di setiap mata pelajaran. Para guru juga diajak belajar membuat media pembelajaran interaktif dan permainan edukasi menggunakan Canva AI.
Dengan pelatihan ini, diharapkan kompetensi guru terutama di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) semakin meningkat. Guru-guru di SMA Negeri 1 Bawang diharapkan dapat lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan pengajaran kepada peserta didik, sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini.
